Mengkonfigurasi File Server

Mengkonfigurasi File Server

Assalamualaikum Wr.Wb Kembali Lagi Dengan Saya M.Fauzan R. Pada Kesenpatab Kali ini Saya Akan Memberitahu Cara Bagaimana Mengkonfigurasi File Server, yuk Kita Ke Tutorialnya

Alat Dan Bahan :
> Virtual Box Versi 4.3.36
> ISO Windows Server 2012 R2
> ISO Windows 10

File Server Resource Manager (FSRM) adalah layanan peran di Windows Server yang memungkinkan Anda untuk mengelola dan mengklasifikasikan data yang disimpan di server file.
Apa saja fitur yang ada di File server Resource Manager?? Fitur-fiturnya adalah...
>Quota Management
> File Screening Management
> Storage Reports
> File Management Task

Proses Instalasi 

1. Pertama-tama  Kita buka Server Manager, Klik Dibagian yang bertuliskan "Manage", Setelah itu klik "Add Roles And Features" Untuk Menambahkan Rules Dan Fitur Terbaru.


2. Kita Pilih Role-based Or Feature-based installation Untuk Konfigurasi Single Server, lalu klik Next.

3. Lalu Pada pemilihan Server Klik Select A server from the server pool, lalu klik nama server yang nantinya akan dijadikan untuk menginstal FSRM, Cek ip-nya setelah itu klik next


4. lalu Dibagian Server roles lalu kita scroll ke bawah File and Stroge Service, lalu kita klik file and ISCSI Services lalu kita pilih File Server Resource Manager.


5. Setelah itu akan muncul pop up Add Roles and Features Wizard klik Add features yang nantinya akan menambahkan fitur baru FSRM,


6. pada pemilihan fitur kita klik Next saja, karena tidak ada fitur yang perlu kita tambahkan


7. karna kita tidak perlu merestart kita tidak perlu memberikan tanda cek list, jadi langsung klik install saja.


8. lalu Tunggu hingga proses instalasi selesai,  jika sudah kita klik close saja


 Konfigurasi Quota

apa itu quota?? Quota berfungsi untuk mengatur dan mengawasi pemakaian kapasitas media penyimpanan yang digunakan oleh user


1. Lalu kita buka lagi server manager, kita klik tools yang berada di pojok kanan atas lalu kita pilih file server resource manager.


2. jika sudah di buka kta klik Quota management, lalu pilih quota templates.


3. kita juga mengcopy template yang ada atau bisa juga membuat tamplate yang baru, karna kita ingin membuat yang baru jadi kita klik create quota template. 


4. lalu kita akan mengisi template name sesuai yang anda inginkan misal 100MB Aplikasi sedangkan dibagian Description boleh diisi ataupun tidak untuk space limit anda bisa menyesuaikan apa yang anda inginkan dan type satuannya ada beberapa type yaitu: KB,MB,GB,TB Lalu kilk Add untuk menambahkan notifikasi 


5. setelah klik add kita akan menambahkan notifikasi yang terdiri dari E-mail, Event log, Command, Report. Cek list email untuk administrator.


6. lalu akan muncul pop-up yang memberikan informasi belum ada SMTP server karena kita belum diinstal mail server.


7. Lalu kita klik Event log lalu centang Send Warning Event Log. untuk menambahkan informasi notifikasi melalui event log.


8. untuk dibagian report kita pilih report yang kita inginkan dengan mencentang pada generate reports lalu pilih report yang kalian inginkan misalkan duplicate file, Quota usage dan lainnya.


9.  lalu maka akan ada penambahan dibagian quota template sesuai dengan yang sebelumnya kita daftarkan.


10. jika sudah mendaftarkan Quota Template kita akan masuk ke folder quota, disini kita terlebih dahulu menentukan arah path yang nantinya kita buat, lalu mengkonfigurasi arahkan sesuai template yang sebelumnya kita buat.


11. dan akan muncul quota yang baru dengan menyesuaikan Source Template Yang kita buat


VERIFIKASI:

A.) Nah Disini kita Akan mencoba Menambahkan Satu File Yang Sizenya Cukup Besar jika dilihat Besarnya adalah 48.465KB jadi ketika file ini ditambahkan maka akan muncul peringatan bahwa file ini ditambahkan maka akan muncul informasi bahwa file yang diterima terlalu besar sehingga tidak dapat diterima di folder Aplikasi Quota. karena Saya Memiliki space hanya 10MB Sedangkan file itu sebesar 47,3

B.) Jika Di Copy paste file itu maka akan muncul peringatan kalau file yang kita masukkan terlalu besar kenapa yaa kira-kira??, karena Space Hardisk Tidak Memenuhi Seperti gambar Di bawah ini


C.) Jika kita Ingin Menguji Dari Client Jadi Kita Harus Sharing, Dengan Cara Klik kanan File Tersebut Lalu klik properties.


D.) Lalu kita Pilih Bagian Sharing, nah ddisini kita klik advance sharing


E) lalu kita muncul tampilan seperti dibawah ini, nah disini kita ceklist dibagian share this folder dengan share nam "Quota Aplikasi" Lalu klik Permissions Untuk menentukan user yang dapat mengakses Folder Yang terdapat disitu


F.) Disini kita klik add untuk menambahkan User untuk mengakses File tersebut


g.) klik advance Lalu klik find now Untuk Mencari Usernya Setelah itu pilih Administrator, Kemudian Klik OK 





H.) Permission untuk administrator,  Cek List Yang bertuliskan "Full Control" dengan otomatis Kita mendapatkan kontrol Sepenuhnya


I.) Lalu kita Menuju ke Folder Yang ada Pada Client Atau pun File Explorer Lalu kita masukkan ip Server Dengan Mengisi Address Bar :\\172.16.19.1 lalu klik enter, Dan akan mucul Folder yang sebelumnya kita sharng dengan nama Quota Aplikasi 


J.) Lalu kita akan Mencoba Membuat File Baru Dengan nama Sesuka anda Misal "Try Folder



KONFIGURASI SCREEN

1.) Kita Buka FSRM Lalu kita Klik File Screening Management, Lalu kita Pilih File Groups, Kemudian Klik kanan File Tersebut Dan Memilih Create FIle Group.


2.) Lalu Kita akan mengcreate file group yang akan kita screening. Misal File Group Diisikan Aplikasi Screening untuk nama filenya. Sedangkan Isi File Screening Tersebut File include dan exclude. disini saya mengisi File untuk include adaah *.EXE dan yang Exlude Adalah *.TXT


3.) setelah itu dapat kita lihat pada gambar dibawah ini


4.) Lalu Kita akan membuat File Screen Templates Caranya kita klik "file screen templates" Lalu klik create File Screen


5.) Setelah itu Kita isi template name sesuka anda misal " Aplikasi Screening" dengan tipe Active screening Lalu blok pilih sesuai group yang sudah kita daftarkan sebelumnya.


6.) Setelah itu kita menuju ke tab event log lalu kita beri tanda cek list pada send warning to event log untuk memberi informasi pada log di server kalau file itu akan diberikan peringatan.


7.) File screen yang sebelumnya kita buat dapat dilihat seperti gambar dibawah ini.


8.) Setelah itu kita akan membuat file screen yang fungsinya untuk proses pengecekan type file, pada file screening kita klik kanan file tersebut lalu klik create file screen


9.) Nah disini kita Akan menentukan file path yang nantinya dijadikan sebagai tempat screening. Browse folder tempat screening setelah itu tentukan properties file screening


10.) Nah Disini dapat kita lihat file screening yang kita buat sudah ada seperti gambar dibawah ini


Verifikasi

1.) Verifikasinya bisa di uji melalui server maupun di sisi client. Dengan menambahkan file yang berextensi *.exe tidak bisa masuk dalam folder tersebut, supaya bisa mask kita harus memasukkan file tersebut ke dalam file screen.

2.) Sedangkan File yang berekstensi *.txt dapat diterima difolder tersebut. Dapat dilihat Dari gambar dibawah ini.


3.) Jika kita cek dibagian server manager lalu pilih tab tools kemudian pilih event viewer. Jika sudah kita buka pilih windows log lalu buka application kemudian cari warning FSRM.


Storage Report Management


mengidentifikasi tren dalam penggunaan disk dan bagaimana data Anda diklasifikasikan. Anda juga dapat memantau sekelompok pengguna terpilih untuk mencoba menyimpan file yang tidak sah.


1.) Buka Storage Report Management, kemudian Klik Generate Report Now.

2.) Setelah itu pilih report yang kita inginkan misal duplicate file, file screening, large file dll. Lalu pilih file format yang kita inginkan dalam bentuk HTML.


3.) Pada tab scope lalu pilih tipe folder yang kita jadikan report misal drive c. lalu klik ok


4.) Maka akan muncul generate report dan memilih wait for report tobe generate yang artinya (Kita akan menunggu report segera. 


5.) Report keseluruhan data akan dimunculkan, tetapi kita coba pilih large file.


6.) File Yang besar akan dimunculkan Seperti Gambar yang ada di bawah ini.



File Management Task

 manajemen file mengotomatiskan proses menemukan himpunan bagian file di server dan menerapkan perintah sederhana. Tugas-tugas ini dapat dijadwalkan terjadi secara berkala untuk mengurangi biaya berulang. File yang akan diproses oleh tugas manajemen file dapat didefinisikan melalui salah satu properti berikut

1.) Pertama kita buka File Server Resource Manager, Kemudian Klik File Management Tasks Pada Tab Action Kita Klik Create File Management Tasks.


2.) Setelah kita pilih Create File Management Task Pada Tab Generate isi task namenya sesuka anda misal Document Download, dan deskripsi file


3.) Pada tab Scope klik Add untuk manambahkan folder yang dijadikan sebagai file yang akan dimanage, dalam hal ini drive C yang sering dijadikan tempat penyimpanan file download dari internet, letakkan path tersebut sesuai data yang diinginkan misal C:\User\Administrator\Download, jadi setiap ada file yang didownload akan di manage sesuai dengan schedule yang dibuat 


4.) Dibagian Action Kita pilih type File Expiration, lalu kita klik browse dan kalian pilih folder yang sebelumnya kita buat di files


5.) Setelah itu pada bagian notification, kita klik add dan akan mucul add notification, Lalu kita klik tab event log dan ceklist yang tulisannya send warning to event log lalu turun kan angka 15 Menjadi 0


6.) jika file notification sudah diaktifkan kita langsung menuju ket tab report untuk memberikan laporan dalam bentuk HTML,CSV,TXT tetapi kali ini kita pilih HTML


7.) Setelah itu kita ke tab condition Kita Cek list dibagian Hari Pada saat di buat, diakses start awal mulai dari 0 sehingga data diproses lebih mudah


8.) Jika sudah dibagian condition kita akan menuju ke tab schedule untuk mengatur apakah mingguan ataupun bulanan, Nah dalam hal ini kita pilih setiap jam 12.00 wib pada hari selasa dilakukan proses pengecekkan data expired lalu klik ok


9.) data dokumen yang sudah diisi dapat dicek pada scope berikut ini. klik kanan pada file tersebut.



10.) Data file pada folder download seperti dibawah ini, disini terlihat ada 3 file yang kita masukkan sebelumnya.



VERIFIKASI 

a.) Cara verifikasinya adalah dengan mengklik kanan file yang sudah ada pada management tasks lalu pilih run file management task now Atau bisa juga pada tab action pilih Run File Management Tasks Now


b.) Lalu akan mucul pop up run file management pilih wait for the task to complite (this can take hours or days). berarti saat ini proses perpindahan data expired dilakukan tanpa menunggu sesuai schedule lalu kita tunggu proses file running task tunggu sampi proses selesai


c.) Dengan otomatis akan muncul laporan dalam bentuk HTML yang berisi 4 File tadi yang berada dalam folder download.


d.) kita cek data pada drive D tempat path penyimpanan data expired .bisa juga dicek pada folder download dan hasilnya pasti kosong.


e.) Untuk Event log dapat dilihat pada Event viewer lalu pilih application kemudian cari file warning seperti gambar berikut.






0 komentar:

Posting Komentar