Assalamualaikum Wr.Wb
Kembali Lagi Dengan Saya Fauzan Rachel. Dikesempatan Kali Ini Saya Ingin Memberikan Penjelasan Cara Mengkonfigurasi Virtual Private Server (VPS)
Pengertian VPS
VPS atau juga dikenal dengan Virutal Private Server atau VDS (Virtual Dedicated Server) adalah salah satu jenis layanan hosting (penyiaran website) dengan menggunakan teknologi virtualisasi server yang berdasarkan dengan server fisik. Seperti yang sudah dijelaskan di pembukaan, VPS menyediakan ruang pribadi bagi anda dalam bentuk server virtual alias tidak nyata. Meskipun dalam kenyataannya anda harus berbagi server fisik dengan user lain, namun VPS membuat anda seperti memiliki satu server fisik secara penuh. Hal tersebut dikarenakan VPS terinstal hingga pada level OS di setiap komputer. Pembagian ini hampir sama prinsipnya dengan partisi hard disk pada komputer anda.
Langkah-Langkah Konfigurasi
1.Pertama langkah yang harus dilakukan kita buka server manager lalu klik add roles and features
2. Lalu kita aktifkan fitur hyper-v pada windows server seperti gambar dibawah ini.
3. Lalu akan muncul pop-up yang memberikan penjelasan tentang penambahan fitur hyper-v pada server
4. Lalu nanti akan mucul pesan error dikarnakan processor tidak sesuai dengan yang direkomendasikan sebagai virtualisasi.
5. Karna yang berbasis gui tidak bisa diinstal hyper-v maka kita coba dengan menggunakan PowerShell ISE.
6. Kita tulis script seperti dibawah ini di powershell : Enable-WindowsOptionalFeature -Online -Featurename Microsoft-Hyper-v -all -norestart, setelah itu tekan enter. Perintah ini mengaktifkan fitur hyper-v pada server.
7. Masukkan perintah 1 : Enable-WindowsOptionalFeature -Online -Featurename Microsoft-hyper-v -All -NoRestart
8. Masukkan Perintah 2 : Install-WindowsFeature rsat-hyper-v-tools -IncludeAllSubFeature
9. Masukkan Perintah 3 : Install-WindowsFeature rsat-clustring -IncludeAllSubFeature
10. Lalu kita restart terlebih dahulu
11. Nahh disini bisa kita lihat hyper-v sudah kita tambahkan
Membuat Virtual Switch
Setelah itu klik pada bagian tools lalu pilih hyper-v manager.
jika sudah dibuka kita klik pada bagian virtual switch manager.
Setelah itu pilih external. klik create virtual switch.
Untuk external network sama seperti interface bridge pada vmware tadi. Kemudian arahkan ke interface fisik laptop/pc kalian. Jika sudah klik Apply.

Maka akan muncul pop-up pending changes may disrupt network connectivity yang berarti akan ada perubahan penambahan interface network dan perubahan ip static secara otomatis ke dalam virtual switch. Kemudian klik yes.

Dibawah ini bisa kita lihat ip sudah ada dengan otomatis

Setelah itu kita akan membuat virtual machine caranya adalah klik kanan pada nama komputer kita. lalu klik virtual machine.
Beri nama untuk VM yang akan dibuat kemudian tentukan lokasi penyimpanan VM nya. Pstikan OS apa yang ingin anda jadikan target VM. Disini saya akan mencoba menjalankan VM windows server 2016. Langsung klik next.

Pada bagian specify generation pilih Generation 1 sesuai dengan settingan biosnya.
Setelah itu masukkan beberapa MB ukuran ram yang akan dipakai virtual machine. klik next.
Pada connection arahkan pada virtual switch yang tadi telah kalian buat lalu klik next
Setelah itu masukkan iso windows server 2016 lalu klik next
Lalu pada bagian summary alan ditampilkan ringkasan dari VM tersebut. Bisa kita cek terlebih dahulu. lalu klik finish.
Selanjutnya aktifkan VM yang sudah dibuat tadi dengan cara klik kanan pada virtual mesin yang sudah dibuat kemudian klik connect.
Setelah itu akan muncul gambar seperti dibawah ini lalu klik tombol start untuk memulai instalasi VM,
Setelah itu akan muncul tampilan awal Hyper-V yang menandakan bahwa proses instalasi akan berjalan. Tunggu proses loadingnya sebentar.
Disini dapat kita lihat statusnya running
Export Dan Import pada hyper-v
Pertama kita klik kanan pada VM yang sudah terinstal. setelah itu klik export
Setelah itu tentukan lokasi file yang akan di clone/export. lalu kita klik export
Apabila belum bisa dilakukan import lakukan maka proses export belum selesai.
Setelah itu kita akan diarahkan pada tab import VM. pada tab pertama masukkan lokasi dari file yang kalian export sebelumnya. jika sudah klik next
Lalu jika lokasi file benar, maka akan terdeteksi nama dari VM yang diexport sebelumnya. klik next
Lalu kita pilih copy the VM (create a new unique ID). dan melakukan clone untuk membuat kode unik baru untuk VM cloningan tersebut.
Dbagian ini kita klik next saja
Jika sudah selesai akan ada tampilan detail dari action import yang dilakukan. lalu kita klik finish saja untuk menyelesaikan
Maka disini dapat kita lihat terdapat dua VM yg sudah ditandai
Lalu pastikan keduanya dalam keadaan running
Menjalankan VM RouterOS MikroTik
buat baru virtual machine yang lain untuk pembelajaran seperti windows server 2012, debian, centos dan sebagainya. Disini saya mencoba untuk menambahkan Mikrotik RouterOS untuk dijalankan pada virtual machine. Cara createnya seperti tadi. Jika sudah langsung klik kanan saja dan klik connect.
Kita klik start yang berada dipojok kiri atas untuk menjalankan virtual mesinnya
Jika sudah dibuka tampilannya akan seperti dibawah ini
Nahh dibawah ini adalah tampilan dari virtual machine Mikrotik RouterOS
Menambahkan Interface LAN di RouterOS
Pertama Yang haruskita lakukan untuk melakukan konfigurasi kita tambahkan terlebih dahulu IP pada RouterOS dengan ether1 menggunakan IP komputer fisik dan ether2 menggunakan IP sesuai yang kita inginkan caranya kita klit tanda +
Setelah itu kita tambahkan IP DNS kita arahkan DNS yang terkoneksi internet. caranya kita klik IP lalu pilih DNS. dan kita centang pada bagian Allow Remote Request agar client dapat menggunakan IP DNS yang sama seperti gateaway dan router akan menyimpan cache dari website yang kita kunjungi
Lalu kita klik pada bagian IP lalu pilih firewall dan diatas kita pilih NAT.
Setelah itu kita masukkan Chain scrnat. Selanjutnya kita klik action
Lalu pada bagian action pilih masquerde dengan tujuan ip lokal kalian akan diubah atau translasikan menjadi ip publik. Agar bisa terkoneksi internet.
Setelah itu kita tambahkan route baru. Kemudian pada Dst.Address masukkan 0.0.0.0/0 agar router dapat melakukan dengan semua ipv4 yang ada didunia dan bagian gateaway kita arahkan ke ip gateaway dari ether1
Setelah itu kita akan coba pengujian melalui terminal dengan cara kita ping google.com
Konfigurasi DHCP Server untuk LAN
Pertama yang kita lakukan untuk konfigurasi DHCP Server untuk LAN klik IP lalu pilih DHCP server lalu kita tambahkan lalu kita klik next saja.
Kemudian kita akan mengecek pada VM Windows Server 2016 yang berada di hyper-v. maka mendapatkan ip DHCP dari routerOS dan dapat mengakses internet.
Sekian Dari Saya jika ada yang kurang silahkan tinggalkan dikolom komentar
Terima Kasih
Wassalamualaikum Wr.Wb.














































0 komentar:
Posting Komentar