Cara Instalasi Debian Di linux
Assalamualaikum Wr.Wb
Holla!!! Kembali lagi dengan saya di pelajaran Administrasi Sistem Jaringan (ASJ) Kali Ini Saya Akan Menunjukan Bagaimana Cara Menginstalasi Debian 9 di linux
1. sebelum memulai instalasi pastikan anda memiliki file isonya yaitu Debian Versi 9. lalu kita bisa memulai proses instalasinya. tampilan pertama kita akan memilih install lalu klik enter.
2. Lalu setelah itu kita pilih bahasa yang akan digunakan disini saya memilih bahasa inggris, lalu tekan Enter.
3. Setelah itu kita akan memilih area dari negara mana, sebelum itu karna tidak ada pilihan indonesia kita pilih other untuk menampilkan jumlah negara yang lebih lengkap.
4. Lalu kita akan memilih wilayah benua, disini kita pilih saja Asia lalu tekan enter.
5. Pilih negara asal yaitu Indonesia dan tekan enter.
6. Lalu pada menu "country to base default locale on setting on" kita pilih United States.
7. Setelah itu pada menu "keymap to use" yaitu perintah tombol keyboard yang akan digunakan, disini kita pilih inggris Amerika.
8. Kemudian Dibagian "network configuration network" kita pilih do not configure the network at this time agar tidak melakukan konfigurasi network saat ini, setelah itu tekan enter.
9. Lalu masukkan hostname untuk system pcnya sesuka kalian inginkan kemudian pilih continue
10. Kemudian kita berikan password untuk login ke root lalu continue.
11. Kita masukkan kembali passwordnya untuk verifikasi lalu continue.
12. Kemudian kita masukkan nama kalian sebagai user nantinya, kemudian continue.
13. lalu masukkan username untuk akun kalian lalu pilih continue.
14. Setelah itu buat password untuk login user, kemudian continue.
15. Kita masukkan kembali passwordnya untuk verifikasi lalu continue.
9. Lalu masukkan hostname untuk system pcnya sesuka kalian inginkan kemudian pilih continue
10. Kemudian kita berikan password untuk login ke root lalu continue.
11. Kita masukkan kembali passwordnya untuk verifikasi lalu continue.
12. Kemudian kita masukkan nama kalian sebagai user nantinya, kemudian continue.
13. lalu masukkan username untuk akun kalian lalu pilih continue.
14. Setelah itu buat password untuk login user, kemudian continue.
15. Kita masukkan kembali passwordnya untuk verifikasi lalu continue.
16. Lalu pilih zona waktu sesuai lokasi kalian saat ini. Disini saya pilih western lalu tekan enter.
17. Kemudian untuk pembagian partisi saya pilih manual agar bisa mengatur partisi hardisknya sesuai yang dibutuhkan. lalu tekan enter.
18. Lalu tekan enter pada bagian vbox harddisk untuk memulai mempartisinya.
19. Maka kita akan ditanyakan yang artinya "apakah anda ingin membuat partisi baru pada device ini?" lalu kita pilih yes untuk melanjutkan proses partisi.
20. Lalu tekan enter pada bagian "free space" untuk membagi partisinya.
21. Karna kita akan membuat partisi baru kita pilih create a new partition.
22. Masukkan jumlah partisinya sesuai kebutuhan anda. Disini saya membuat jumlah partisinya 100 gb untuk root atau bisa dikatakan untuk drive c pada windows. kemudian continue.
23. Pada bagian type partisi saya pilih primary karena saya membuat partisi untuk root atau system
24. Kemudian masukkan lokai untuk partisi baru tersebut, pilih beginning untuk menaruh lokasinya diawal.
25. Pada bagian "partition settings" kalian bisa mengatur jenis partisinya digunakan untuk apa. Disini saya membuat partisi untuk root maka dibagian "mount point" pilih tanda (/) lalu klik Selesai Menyusun partisi
26. Kemudian pilih kembali pada bagian "free space" atau sisa hardisk untuk membuat partisi yang lain sesuai kebutuhan kalian.
27. Pilih Create a new partition untuk membuat partisi baru.
28. Masukkan kembali jumlah harddisknya untuk partisi yang baru. untuk mempersingkatnya, saya akan memasukkan partisi apa saja yang saya buat yaitu sebagai berikut :
a. Root (system utama) : 100 GB.
b. Home (data D pada windows) : 100 GB.
c. Swap (sebagai tambahan memori ketika RAM tidak mencukupi saat sistem menjalankan suatu program = 2x RAM) : 1024 MB.
d. Boot (untuk menyimpan file boot loader dan semua images dari kernel. Besar partisi untuk boot biasanya mempunyai nilai minimum 100MB) : 2 GB.
29. Jika sudah membuat partisi maka akan muncul daftar-daftar partisi yang tadi kita buat beserta dengan jenis-jenisnya seperti dibawah ini lalu tekan enter pada finish partitioning and write changes to disk.
30. Setelah itu kita akan dditanyakan "apakah anda ingin menyimpan perubahan pada penyimpanan ini? " lalu kita pilih yes.
31. tunggu proses loadingnya selesai.
32. Pada tahap berikunya akan ada perintah "scan another CD or DVD" maka pilih no karena kita tidak menggunakan real CD ataupun DVD tetapi yang kita gunakan adalah file iso..
33. Kemudian akan muncul pertanyaan "use a network mirror?" maka kita pilih saja no.
34. Setelah itu akan ada pertanyaan "participate in the package survey?" maka pilih saja no.
35. Kemudain pilih software yang akan diinstal. agar masuk ke dalam system core pada debian maka pada bagian standard system utilition harus di beri tanda (*) dengan mengklik space. kalian bisa memilih software yang ingin diinstal sesuai kebutuhan. lalu pilih continue.
36. Kemudian akan ada perintah install the "GRUB boot loader to the master root record?" maka pilih yes.
37. Lalu dibagian "device for boot loader instalation" yang bawah (/dev/sda...) kemudian enter.
38. Setelah itu akan muncul notifikasi "instalation complate". langsung pilih continue.
39. proses instalasi debian pun selesai, lalu tekan enter untuk masuk ke tampilan core dan login.
Nahh kira-kira seperti itulah cara menginstal debian 9 di linux
Jika ada kekurangan diblog ini tinggalkan saja dikolom komentar karna pembaca yang baik selalu meninggalkan komentarnya
Sekian dan Terima kasih
Wassalamualaikum Wr.Wb
28. Masukkan kembali jumlah harddisknya untuk partisi yang baru. untuk mempersingkatnya, saya akan memasukkan partisi apa saja yang saya buat yaitu sebagai berikut :
a. Root (system utama) : 100 GB.
b. Home (data D pada windows) : 100 GB.
c. Swap (sebagai tambahan memori ketika RAM tidak mencukupi saat sistem menjalankan suatu program = 2x RAM) : 1024 MB.
d. Boot (untuk menyimpan file boot loader dan semua images dari kernel. Besar partisi untuk boot biasanya mempunyai nilai minimum 100MB) : 2 GB.
29. Jika sudah membuat partisi maka akan muncul daftar-daftar partisi yang tadi kita buat beserta dengan jenis-jenisnya seperti dibawah ini lalu tekan enter pada finish partitioning and write changes to disk.
30. Setelah itu kita akan dditanyakan "apakah anda ingin menyimpan perubahan pada penyimpanan ini? " lalu kita pilih yes.
31. tunggu proses loadingnya selesai.
32. Pada tahap berikunya akan ada perintah "scan another CD or DVD" maka pilih no karena kita tidak menggunakan real CD ataupun DVD tetapi yang kita gunakan adalah file iso..
33. Kemudian akan muncul pertanyaan "use a network mirror?" maka kita pilih saja no.
34. Setelah itu akan ada pertanyaan "participate in the package survey?" maka pilih saja no.
35. Kemudain pilih software yang akan diinstal. agar masuk ke dalam system core pada debian maka pada bagian standard system utilition harus di beri tanda (*) dengan mengklik space. kalian bisa memilih software yang ingin diinstal sesuai kebutuhan. lalu pilih continue.
36. Kemudian akan ada perintah install the "GRUB boot loader to the master root record?" maka pilih yes.
37. Lalu dibagian "device for boot loader instalation" yang bawah (/dev/sda...) kemudian enter.
38. Setelah itu akan muncul notifikasi "instalation complate". langsung pilih continue.
39. proses instalasi debian pun selesai, lalu tekan enter untuk masuk ke tampilan core dan login.
Nahh kira-kira seperti itulah cara menginstal debian 9 di linux
Jika ada kekurangan diblog ini tinggalkan saja dikolom komentar karna pembaca yang baik selalu meninggalkan komentarnya
Sekian dan Terima kasih
Wassalamualaikum Wr.Wb






































0 komentar:
Posting Komentar